MengenalMu

Sebuah keranjang dibawa ke hadapan aku. Di dalam keranjang itu berisi banyak sekali kertas-kertas karton yang di atasnya tercetak kalendar 2008. Yang menarik, di bagian bawah kalendar tersebut, ada sebuah ayat yang ditulis dengan jelas. Kira-kira itulah gambaran kebaktian count down akhir tahun tanggal 31 December2007 dua minggu lalu.

Dengan tidak tergesa-gesa aku merogoh keranjang itu dan aku mengambil satu buah. Itulah ayat emas aku. Ayat emas itu diambil dari Mazmur 25:14. Dalam bahasa inggris, ayat itu berbunyi :”The secret of Jehovah is with those who fear Him; and He will show them His covenant.” So great !

Saat memasuki tahun 2008, aku sempat tanya sama Tuhan. Tuhan, resolusi apa sih yang Engkau ingin aku ucapkan dan lakukan di tahun 2008 ini? Di sisi lain, sejujurnya, banyak hal yang aku takutkan memasuki 2008 ini. Setelah aku mendapatkan ayat emas tersebut, aku imani itu adalah dari Tuhan. Dan ternyata, hal tersebut dikonfirmasikan kembali oleh Ko Erwin dalam kotbahnya kemarin dan hari ini di dua service yang berbeda tentunya.

Sedikit review tentang apa yang dikotbahkan oleh Ko Erwin. Selagi kita masih di awal tahun 2008, Ko Erwin menantang kami semua untuk mengambil sebuah resolusi yaitu komitmen untuk mencari Tuhan sepanjang tahun 2008 ini. Bagaimana sih prinsip untuk mencari Tuhan benar-benar? Berikut ini adalah point2 yang bisa kita tinjau dan periksa apakah kita sudah mencari Tuhan sungguh2?

  1. Bergantung pada Tuhan. Apakah kita sudah bergantung pada Tuhan completely? Apakah kita pergi ke sebuah ibadah, hanya karena kewajiban? Atau karena kita diajak teman or keluarga? Kita ikut cellgroup hanya karena keadaan sekitar kita yang begitu nyaman? Dulu, waktu aku mulai ke gereja, seperti yang pernah aku saksikan sama temen aku Pei Ling, aku ini cuman ke gereja karena aku suka nyanyi. Lalu suatu saat ketika ada suatu hal, akhirnya aku gak pergi ke gereja. Apakah hari ini iman kita bergantung pada orang lain? Contohnya ketika, kita pergi bekerja ke suatu tempat yang tidak ada ibadah gereja, sebut saja pedalaman Afrika, mampukah kita masih tetap berjalan dan beriman pada Tuhan? Sudahkah iman kita bergantung sama Tuhan sepenuhnya?
  2. Membaca dan merenungkan Firman Tuhan. Seringkali kalau kita sudah membaca firman Tuhan, sesaat kemudian sudah lupa. Bahkan ketika baru keluar dari gereja pun, kadang2 bisa lupa ayat2 yang sudah kita dengarkan beberapa menit yang lalu. Kita buyar dengan fellowship dan segala hal lainnya. Jadi apa gunanya kita membaca Firman Tuhan? Seorang anak bertanya pada kakeknya, karena setiap kali ia membaca firman Tuhan dia akan segera lupa. Lalu kakeknya menyuruh anak tersebut mengambil sebuah pungki (sekop pengangkut pasir dengan lubang2 di bawahnya untuk menyaring). Lalu anak itu diminta oleh anak itu memindahkan air dari satu ember ke ember lain menggunakan pungki itu. Anak itu kesulitan, karena setiap kali mengangkat pungki itu, tidak ada air yang tersisa karena bocor melalui lubang2 penyaringnya. Lalu kakek itu berkata, lihatlah, walaupun engkau gak berhasil memindahkan air, tapi lihat, pungki itu yang tadinya kotor hitam karena pasir, sekarang sudah bersih. Setiap kali kita membaca firman, firman itu membersihkan diri kita. Walaupun kadang2 kita lupa, tapi firman itu tetap membersihkan diri kita. Namun, kita juga perlu mulai mengganti pungki kita dengan sekop untuk memindahkan air supaya tidak bocor lagi.
  3. Mengucap syukur. Sanggupkah kita mengucap syukur walaupun keadaan gak enak? Sanggupkah kita mengucap syukur ketika hal-hal yang gak enak terjadi? Ataukah kita hanya mengucap syukur karena kebaikan Tuhan?
  4. Belajar dari pengalaman.
  5. Hidup kudus dan fokus. Ada satu hal yang sangat penting di sini. Ketika kita mau hidup kudus, fokuslah pada Tuhan. Kenapa seringkali kita gagal waktu berniat untuk hidup kudus? Karena fokus kita pada hidup kudus itu sendiri, bukan fokus pada Tuhan. Ketika fokus kita pada Tuhan, Tuhan akan memampukan kita untuk hidup kudus, bukan sebaliknya!
  6. Mempelajari keadaan. Seringkali orang Kristen itu buta. Iman itu tidak buta. Contoh iman buta adalah seperti ini : “Tuhan saya ingin buka perusahaan”. Lalu minta didoakan. Singkat cerita orang tersebut langsung membuka tanpa memperhitungkan market dan akhirnya perusahaannya jatuh bangkrut. Ingat Yosua memerintahkan dua mata2 untuk mengintai negeri kanaan. Dan setelah itu baru dengan iman mereka masuk negeri kanaan.
  7. Tinggalkan dosa, kepahitan dan masa lalu. Tinggalkan segala berhala yang menghalangi kita dengan Tuhan. Jangan pikir berhala itu cuman patung2. Berhala itu bisa dosa, kepahitan, masa lalu, bahkan keluarga! Berapa banyak hamba Tuhan yang mundur dari pelayanan setelah mereka berkeluarga dan punya anak? Be careful! Berhala adalah segala sesuatu yang menghalangi kita mencari dan melayani Tuhan!

Satu hal yang aku merasa Tuhan ingetin aku kemaren adalah, seberapa desire kita mencari Tuhan? Kalo kita hilang 50 cents, mungkin kita hanya membiarkannya saja. Tapi kalo kita kehilangan berlian atau emas? Mungkin kita akan obrak abrik rumah untuk mencarinya. Seberapa rindu kita ingin mengenal Tuhan?

Saat kita mengenal karakter Tuhan, ketika kita tau siapa Tuhan kita. Kita akan mampu percaya Tuhan sepenuhnya walaupun masuk dapur api, gua singa atau lembah kelam sekalipun. Apakah kita hanya mengucap syukur karena Dia baik? Gimana saat Tuhan gak jawab permintaan kita? Tuhan bukan anak buah kita! Gak semua permintaan kita Dia akan penuhi, namun janjiNya ya dan Amin dan merupakan yang terbaik bagi kita.

Ada sebuah lagu sekuler yang dinyanyikan oleh Ten2Five, di chorusnya dikatakan seperti ini : “To be with you is all that i need
Cause with you, my life seems brighter and these are all the things I wanna say… I will fly into your arms and be with you til the end of time.
” Serindukah kita seperti itu? Sampai kita hanya menginginkan dekat dengan Tuhan?

Akhir2 ini aku ingin banget mengenal seseorang. Rasanya, aku ingin banget bisa kenal dia secara pribadi. Seperti itulah seharusnya aku mencari Tuhan dan mengenal Tuhan mulai hari in. Sebagai penutup, aku tuliskan sebuah lirik lagu dari Giving My Best dengan judul “mengenalMu”, dan semoga lagu ini merupakan benar2 bisa menjadi kerinduan masing2 dari kita:

“Bila kubuka mataku, dan lihat wajahMu, kuterkagum. Bila kulihat hidupku, dan karya tanganMu, kutersanjung. Karena semua yang baik, dalam hidupku, itulah karyaMu. Kau bri kesempatan yang baru. Dan ku ingin mengenalMu Tuhan, lebih dalam dari s’mua yang kukenal. Tiada kasih yang melebihiMu, ku ada untuk menjadi penyembahMu.”

God Bless You All!

Mazmur 25:14, “Tuhan bergaul karib dengan orang yang takut akan Dia, dan perjanjianNya diberitahukanNya kepada mereka.”

Respond to this post