Membersihkan Bait Allah

Ada sebuah gelas berisi air putih yang bening. Sebuah gelas lain berisi air yang keruh, berisi pasir dan kotoran lainnya. Apa yang terjadi jika kita memasukan air kotor ke dalam gelas yang berisi air putih bening tadi? Jawabannya adalah, air hasil keduanya akan menjadi keruh, walaupun tidak sekeruh air keruh di gelas kedua tadi.

You cannot stand on two sides! One feet is stepping on Heaven, the other one is stepping on Hell. Ketika kita ikut Tuhan Yesus, tepatnya ketika kita dibaptis, maka secara simbolik, kita sudah disalibkan bersama Kristus. Yang disalibkan adalah tubuh kita yang lama bersama dengan dosa2nya. Tapi, seringkali setelah kita dibaptis pun dosa2 masa lalu itu masih kita bawa. Dibaptis = jadi manusia baru? Ya, tapi tidak semuanya instan. Baptisan adalah sebuah komitmen kita bahwa kita mau meninggalkan dosa kita yang lama dan mau mengikut Yesus Kristus.

Apa sih arti menyalibkan diri sendiri? Aku percaya, orang2 biasanya menganggap remeh hal ini, karena ketidaktahuan mereka. Aku juga demikian. Menyalibkan diri dan dosa sendiri itu gak mudah. Itu sangat sakit. Karena itu disamakan dengan penyaliban Yesus Kristus.

Tubuh kita, setelah kejatuhan Adam ke dalam dosa, akan cenderung untuk ke arah dosa. Jika saudara pernah membaca posting aku beberapa waktu lalu mengenai 7 deadly sins. Semua dosa itu termasuk kesombongan, amarah, keserakahan, seksual, dosa pelahap, amarah dan malas. Semua itu dekat dengan kita. Bahkan, kalo boleh dibilang, kita itu cenderung ingin berbuat dosa2 seperti itu. Semakin lama, keinginan akan semakin kuat dan akhirnya menjadi dosa langganan dan dosa tahunan.

I have tried so many times to overcome this sin! Beware, seperti kata Alkitab, setiap kali kita menyenangkan daging kita, keinginan daging kita akan menjadi semakin kuat. Jadi apa artinya menyalibkan diri sendiri? Kita harus meninggalkan kedagingan kita dan itu rasanya sakit sekali. Dosa itu seperti narkoba, jika narkoba bisa menyebabkan sakau, efek dosa pun sama. Sakau secara spiritual. Daging akan meminta2 untuk dipenuhi keinginannya.

Namun, Roh Tuhan ada di dalam kita. Bagaimana sih caranya kita bisa menjadi pemenang setiap hari? Aku suka bagaimana cara Pdt Eddy Leo menjelaskan hal ini. Manusia adalah makhluk penyembah. Di masa hidup manusia, dia pasti akan menyembah sesuatu. Tahukah saudara bahwa orang atheis sekalipun mereka menyembah sesuatu, entah itu uang, kebahagiaan atau diri mereka sendiri!

Tubuh kita adalah bait Allah. Seharusnya, Roh Allah ada pada kita. Tapi mengapa Roh Allah seolah2 pergi dari kita? Karena kita tidak cukup layak untuk didiami oleh Roh Allah. Di dalam Yehezkiel 8:10, ada kekejian di dalam Bait Allah (tubuh kita). Di sana diceritakan banyak gambar binatang dan sebagainya.

Ingat satu hal prinsip ini, ketika Anda tidak menyembah Allah, Anda akan menyembah hal lain. Biasanya, kita menggambari bait Allah dengan imajinasi kita. Apa sih imajinasi kita? Kalau pria, umumnya mengenai kekuasaan, harta, dan wanita. Kebanyakan pria jatuh di dalam kehidupan seksual mereka. Tahukah saudara, ketika seorang laki2 tidak mengerjakan apapun, menurut survey, dia akan digoda mengenai seks setiap 4 menit sekali? Seorang pernah cerita pada Pdt. Eddy Leo, bagaimana ia selalu menengking godaan seksual, dan ia selalu jatuh ke dalam dosa yang sama. Masalahnya adalah, ketika ditengking, godaan itu lari, tapi dia akan datang lagi. Yang terpenting adalah, ketika menengking godaan itu, kita harus kembali menyembah Allah. Yang terjadi adalah, ketika menengking, dan godaan itu datang, kita malah fokus pada godaan itu.

Wanita, umumnya menggambar bait Allah mereka dengan ‘belanja’ atau shopping. Shopping bukan dosa, tapi kalau shopping yang sudah melewati batas wajar adalah dosa. Banyak kejadian, istri menyalahgunakan kartu kredit sehingga tagihan menumpuk untuk memuaskan keinginan belanja mereka.

So how? Intim dengan Allah, menyembah Allah secara 24 jam, bahkan di saat kita tidur adalah jalan satu2nya supaya tidak ada celah bagi ilah2 lain untuk kita sembah. Seperti yang tadi sudah dibahas, meninggalkan dosa adalah sakit karena bagi daging dosa adalah sebuah kenikmatan. Ketika kita mendisiplinkan diri menyembah Allah, pada awalnya kita pasti merasa lelah dan tidak mampu. Namun, untuk intim dengan Allah dan melakukan penyembahan 24 jam, tidak bisa terjadi dalam satu hari saja. Harus disiplin melatih diri, seperti seorang anak yang ke sekolah disiplin masuk kelas tepat waktu, demikianlah kita juga perlu disiplin menyembah Allah dan mengenal Allah.

Akhir kata, biarlah kiranya, setiap hari kita membersihkan diri kita (Bait Allah) dari gambar2 yang tidak berkenan tersebut supaya Roh Allah berkenan untuk tinggal di dalam kita.

God Bless You All.

Ayat referensi :
Yehezkiel 8:10 ~ “Lalu aku masuk dan melihat, sungguh, segala gambar-gambar binatang melata dan binatang-binatang lain yang menjijikan dan segala berhala-berhala kaum Israel terukir pada tembok sekelilingnya.”

One Response to this post.

  1. Posted by rinaldo on May 28, 2008 at 1:17 am

    saya sangat diberkati bahkan sangat, sangat diberkati. Teruskan pelayanan ini untuk menberkati bnyak orang.thanx, GBU

    Reply

Respond to this post