Akhir-akhir ini, di Singapore khususnya seringkali hujan di siang dan sore hari. Kemarin tepatnya, hari Senin, 24 Maret 2008, ketika aku sudah beres-beres dan memutuskan untuk meninggalkan kantor karena aku harus secepatnya pergi ke gereja di Orchard untuk meeting bersama temen-temen dari departemen musik. Karena temen yang pegang kunci tidak bisa dateng, jadinya tanggung jawab kunci diberikan ke aku.
Antara ragu dan tidak untuk melangkahkan kaki ke dalam guyuran derasnya hujan, bergejolak saat aku kira-kira berada 5 meter dari perbatasan gedung dan area outdoor di office aku. Aku bawa payung lipat, namun aku percaya payung aku itu tidak cukup kuat untuk menahan hujan yang secara kasat matapun sudah terlihat sangat deras, rapat dan berangin.
Namun akhirnya aku memutuskan untuk melangkahkan kaki ke masuk ke dalam derasnya guyuran hujan saat itu bersama payung aku yang kecil. Aku harus berjalan sekitar 300 meter untuk sampai di bus stop terdekat. Saat aku berjalan, aku merasa air menerpa seluruh tubuh aku. Aku pakai payung, namun rambut aku pun basah terkena air. Sesampainya di bus stop, aku mendapati kalau celana jeans aku basah mulai dari lutut ke bawah, basah kuyup. Dan lengan baju aku pun sama basahnya pula.
Sebuah pengalaman yang sebenernya jarang banget aku rasain saat aku berada di Indonesia dulu. Dulu saat aku berada di Indonesia, aku kemana-mana naik mobil pribadi, ada hujan badaipun, tidak terlalu masalah buat aku. Namun seringkali kalau aku renungkan, aku gak pernah mengucap syukur. Seringkali kita sebagai manusia seperti itu, saat aku kehujanan kemarin, oh aku diingatkan kembali soal anugerah Tuhan. Kehujanan rasanya gak enak banget, celana basah, baju basah, sepatu basah, semuanya basah. Namun aku percaya, semua diciptakan Tuhan untuk memenuhi tujuan mereka masing-masing. Hujan diciptakan supaya sawah dan ladang bisa bertumbuh dan menguning.
Lagi-lagi Tuhan ingatkan aku soal hidup adalah anugerah. Dan aku percaya, saat kita menyadari bahwa hidup sendiri adalah anugerah dari Tuhan, maka kita akan menghidupi hidup ini dengan lebih bertanggung jawab, berhati-hati dan berusaha menghidupinya dengan sebaik mungkin.
Jangan pernah lupa untuk mengucap syukur. Jangan mengeluh atas apa yang Anda tidak punya hari ini, tapi mengucap syukurlah untuk apa yang Anda punya saat ini.
Tuhan berkati Anda semuanya !