Give Us This Day Our Daily Bread

Give us this day our daily bread. Itu merupakan bagian dari doa Bapa kami yang Yesus ajarkan di Matius 6:11. Tahukah Anda, bahwa jika setiap hari kita membutuhkan makanan badani, kita setiap hari lebih lagi membutuhkan makanan rohani.

Hari-hari semakin jahat. Kehidupan duniawi semakin merajalela. Lihatlah negara maju seperti Singapore. Individualisme dan kompetitif yang sangat tinggi. Kebebasan sosial budaya yang bahkan mengarah ke penghancuran dunia seperti judi akan mulai dilegalkan di negara ini. Di atas semuanya itu, jika kita tidak bisa mengendalikan diri, kita akan terbawa arus globalisme seperti sekarang ini.

Makanan rohani hendaknya menjadi kesukaan kita sehari-hari. Beranikah kita berkomitmen seperti Tuhan Yesus? Melakukan kehendak Bapa adalah makananKu, begitu kata Tuhan Yesus. Semakin kita mencintai dan mengasihi Tuhan dan segala perintah-perintahNya, maka akan semakin kita menjauhi perkara-perkara duniawi. Jika saat ini kita mungkin merasa selalu gagal dan jatuh kembali ke dalam dosa berulang kali, itu karena kita belum berkomitmen secara penuh dan mengasihi Allah Bapa kita dari hati.

Melakukan kehendak Bapa karena mengasihiNya akan lain dengan melakukan kehendak Bapa karena kewajiban. Salah seorang kakak aku, setelah ia menikah, karena ia mengasihi istrinya, ia tidak melakukan hal-hal yang istrinya tidak senang. Contohnya, demi kebaikan kakak aku, istrinya melarang kakak aku makan makanan kolesterol. Kakak aku pun menurut karena ia mengasihi istrinya. Aku percaya, melakukan sesuatu karena dasar kasih akan jauh lebih ringan dibandingkan melakukan sesuatu tapi didasarkan oleh kewajiban.

Melakukan pekerjaan di kantor pun sama halnya. Jika kita enjoy dan senang mengerjakan pekerjaan di kantor maka semua akan menjadi lebih ringan, namun jika kita cuman sebatas memenuhi kewajiban kita di kantor maka semua itu terasa menjadi berat dan letih.

Tapi bagaimana kita bisa mengasihi Tuhan jika kita tidak mengenalNya? Kembali lagi soal relationship, pada jaman sekarang ini maukah Anda menikahi / dinikahi dengan orang yang bahkan Anda tidak pernah lihat wajahnya?

So, kenalilah Tuhan kita setiap hari. Ketika kita mengenal Dia setiap hari, maka kita akan semakin hari semakin mengasihi Dia. Dan kasih kepada Tuhan kita akan terpancar di setiap apapun yang kita kerjakan. Ketika Anda bersukacita karena Tuhan, maka Anda akan menyala-nyala seperti api yang menghanguskan setiap tantangan yang ada di depan Anda.

Tuhan berkati!

Respond to this post