How Long Can You Wait?

Berapa lama engkau dapat menunggu? 1 hari? 1 minggu? 10 tahun? Tunggu dulu! Mungkin itu jawab saudara. Menunggu apa dulu nih? Bagaimana kalo menunggu sebuah jawaban doa yang sudah sangat dinanti-nantikan sejak lama ?

Kebanyakan dari manusia tidak suka menunggu. Kalo boleh saya katakan lagi, manusia tidak suka menunggu. Lihatlah seorang bayi yang kehausan atau kelaparan atau minta diganti popoknya karena basah, ia akan menangis seolah-olah berkata “aku minta sekarang”.

Pagi ini, aku terjebak macet ketika naik bus ke kantor. Usut punya usut karena ada kecelakaan di jalan. Tapi aku perhatikan, semua yang di bus berulang kali melihat jam tangan mereka, dan tidak sedikit yang menunjukkan kegelisahan. Ya, mereka tidak sabar menunggu macet yang tidak diketahui ujungnya.

Apakah Anda dan saya seperti Thomas saat ini? Atau seperti Abraham?
Thomas yang tidak mau percaya sebelum melihat. Abraham yang tetap memegang janji Tuhan walaupun harus menunggu selama 25 tahun?

Abraham, di tengah perjalanannya, sempat mencoba untuk menggenapi janji Tuhan dengan cara yang diusulkan oleh Sara yakni dengan cara menghampiri Hagar. Mencoba menolong Tuhan? Jangan pernah lakukan itu, di akhir cerita, Hagar dan Ismael harus pergi. Berusaha tentu saja boleh, namun tetap berada dalam pimpinan Tuhan, bukan mendahului Tuhan.

Saat ini, hari ini, 16 July 2009, adalah hari ke-24 aku meminta jawaban doa dari Tuhan. Go or No Go? Terus terang aku takut. Aku takut kalo Tuhan sampai menjawab No Go.Namun satu hal, waktu Tuhan, tidak pernah terlambat. Suka atau tidak, kenyataannya adalah Tuhan selalu tepat waktu. Walaupun kadang kita rasa Tuhan koq rasanya lambat? No, He is never late.

Are you waiting for an answer from God? Satu kata, percaya saja. Tuhan tahu kemana kita akan menuju, Tuhan juga tahu kemana kita akan berlabuh. Seperti game balap mobil yang baru saja aku mainkan, ketika kita memenangkan sebuah pertandingan (baca : ujian iman), kita akan diberikan spare part baru (baca : naik level di dalam kehidupan).

Tuhan yang mampu membangkiktan orang mati 2000 tahun yang lalu itu, sampai sekarang Dia masih tetap melakukan mujizat-mujizat untuk kau dan saya.

Percaya saja!

God Bless You!
-Paulus Wijaya-

Respond to this post